AWS Hadirkan Solusi Pengenalan Identitas Menggunakan Suara

AWS Hadirkan Solusi Pengenalan Identitas Menggunakan Suara

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Jakarta, Selular. ID – Dalam ajang AWS re: Invent 2020, agenda tahunan Amazone Web Services (AWS) yang digelar saat tersebut bertujuan untuk menyimpulkan beberapa penelaahan dari satu tahun terakhir, serta mencoba mengantisipasi tren di tarikh berikutnya.

Sebagai salah satu rangkaian acara tersebut, Head of Solutions Architect ASEAN, Paul Chen menjelaskan jika layanan cloud AWS telah memperkenalkan tools bernama Amazon Connect Voice ID, yang sanggup mengenali identitas seseorang hanya dari suara.

“Dengan Amazon Connect Voice ID, maka tak perlu lagi mengajukan pertanyaan terkait identitas pribadi kustomer secara berulang-ulang, ” kata Chen dalam jadwal press briefing AWS Re: Invent 2020, Kamis (3/12).

Baca juga:   AWS Tawarkan  Efisiensi Biaya Bagi Startup

Solusi ini diklaim sangat cocok untuk meningkatkan kualitas servis customer service. Yang secara kinerja umumnya akan melalui proses verifikasi dengan menanyakan tanggal lahir, cetakan identitas, atau data pribadi yang lain untuk mengetahui identitas mereka.

Chen menceritakan, melalui selusi Amazon Connect Voice ID ini cara konvensional yang memakan masa itu akan dipangkas. Dengan dibantu machine learning, alat ini mampu memverifikasi identitas hanya dengan menjabarkan karakteristik unik suara penelepon.

Apabila terdapat panggilan meresap dari pelanggan, Amazon Connect Voice ID akan secara otomatis merekam percakapan di telepon. Rekaman suara tersebut kemudian akan dipecah menjelma metadata dan diproses oleh machine learning untuk kemudian dikenali identitasnya. Proses solusi ini memiliki tingkat akurasi tinggi mencapai 80 hingga 95 persen.

Mengaji juga:   Indosat Ooredoo Dorong Digitalisasi Dunia Pendidikan

Kendati demikian layanan Amazon Connect Voice ID belum bisa dipastikan kapan tersedia versi Bahasa Nusantara. Kendatai menurut keterangan Chen AWS sejatinya sudah memiliki kemampuan buat melakukan proses trankrip dan mengalih bahasakan kalimat dalam bahasa Indonesia.

“Saat ini kendala istimewa yang dialami oleh AWS merupakan kemampuan untuk mengenali kosa sebutan bahasa Indonesia yang umumnya digunakan sehari-hari. AWS sedang berusaha buat mengoptimalkan Amazon Connect Voice ID sehingga dapat digunakan oleh segenap pengguna layanannya yang tersebar dalam berbagai negara. Adapun alat ini merupakan salah satu dari lima layanan untuk membantu transformasi layanan Customer Care menjadi serba digital yang disiapkan Amazon Web Services, ” terang Chen

Adapun layanan yang dimaksud terdiri dari Amazon Connect Wisdom, Amazon Connect Customer Profiles, Real-Time Contact Lens, Amazon Connect Tasks, serta Amazon Connect Voice ID. Munculnya kelima layanan ini dilatar belakangi oleh kebijakan work from home (WFH) yang telah diterapkan di berbagai negara. Karena tidak mampu langsung bertatap muka, maka kejadian tersebut semakin mempersulit proses koneksi antar pengguna.