Indosat Ooredoo dan NetFoundry Hadirkan Network-as-a-Service (NaaS)

Indosat Ooredoo dan NetFoundry Hadirkan Network-as-a-Service (NaaS)

Senin, 10 Agustus 2020 • 16: 19

Indosat

Hari ini (10/8), Indosat Ooredoo mengumumkan kerja sama dengan NetFoundry untuk mendatangkan Network-as-a-Service (NaaS) kepada industri telekomunikasi dan digital.

Saat ini Indosat Ooredoo melayani ribuan perusahaan terkemuka di Indonesia yang menangani kebutuhan akan jaringan bisnis dan konektivitas Cloud. Indosat Ooredoo telah membangun jaringan kokoh dan lengkap yang kini sudah mencakup hampir 90% total populasi Indonesia.  

Kerja sama ini akan menjadikan Indosat Ooredoo sebagai pemimpin transformasi Cloud di Indonesia melalui Network-as-a-Service (NaaS), aplikasi IoT, dan SaaS. Kemitraan ini akan berfokus pada perubahan layanan NaaS yang akan mengumpulkan layanan bundling dengan Cloud & konektivitas untuk meningkatkan proposisi poin terhadap Indosat Ooredoo secara kasatmata. Selain itu, pengaruh Indosat Ooredoo di sektor telekomunikasi akan ditingkatkan secara signifikan dengan memanfaatkan kemitraan global NetFoundry dengan Amazon Web Services, Google dan Azure dengan memajukan cara pengguna layanan bisa mengakses dan mengoperasikan Cloud.

“Visi Indosat Ooredoo merupakan menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdahulu di Indonesia. Dalam situasi yang menantang ini, di tengah pandemi COVID-19, kami berkomitmen untuk tetap mendukung pemerintah dan masyarakat Indonesia. Kapasitas dan solusi kami akan memberikan kelancaran komunikasi para pelaku modern yang tetap bekerja pada masa adaptasi kebiasaan baru dengan ditunjang oleh jaringan yang setia dan aman. Kemitraan baru awak dengan NetFoundry akan memungkinkan hal tersebut karena jaringan kami bakal lebih cepat, lebih aman dan lebih mudah dioperasikan daripada sebelumnya, “ujar Bayu Hanantasena, Chief Business Officer Indosat Ooredoo.

“Dengan akan dihadirkannya Layanan Indosat Ooredoo NaaS, prioritas sempurna kami adalah memberikan “pemberdayaan pekerja jarak jauh” sebagai wajah terakhir melalui solusi generasi baru tersebut bagi perusahaan & pasar UKM Indonesia yang sedang berjuang pada pandemi COVID-19 untuk melancarkan kegiatan work from home yang masih menggunakan teknologi VPN lama, ” tambah Bayu Hanantasena.

NetFoundry (NF) adalah pemimpin pada perusahaan berbasis layanan on demand instan, kapan saja, di mana saja untuk setiap perangkat lunak yang dapat diprogram dengan berbasis jaringan Cloud & IoT Networking. Gartner mengakui NetFoundry sebagai salah satu pemain kunci dalam Zero Networking dan juga penyedia layanan cloud publik yang saling terhubung kaya AWS, Azure atau Google. NetFoundry sebagai perangkat lunak generasi berikutnya mendefinisikan jaringan terhubung ke servis cloud apapun, aplikasi apapun, sentral data apapun, setiap lingkungan IoT dalam hitungan menit, dengan kemampuan 3x hingga 10x, dengan 5 lapisan keamanan yang dibangun secara penghematan biaya besar-besaran bagi perusahaan yang masih menggunakan metode telekomunikasi lama dan tertinggal.  

“Indosat Ooredoo menjadi perusahaan pertama layanan digital yang menciptakan perjalanan menjadi pengelola ekosistem digital dan membedakan dirinya dari telco tradisional dan telah membangun layanannya di seputar aplikasi di negeri modern dan multi-Cloud, di mana data harus dapat diandalkan, tenteram dan disampaikan di mana selalu, kapan saja tanpa tergantung di metode dan jaringan tradisional, ” ujar Dipesh Ranjan, NetFoundry Vice President dan Managing Director Asia Pasifik.

“NetFoundry menguatkan konektivitas yang aman dan jujur berbasis jaringan zero trust kurun pelanggan kami dan berbagai aplikasi mereka yang dihosting pada cloud publik maupun pribadi, dimana pun klien kami berada atau terhubung. Pengaturan Cloud dan model jaringan zero trust yang andal menyebarkan dan mengelola jaringan perangkat lunak global yang ditentukan, mengoptimalkan internet, dan meningkatkan keamanan. Indosat NaaS akan memungkinkan NetFoundry dan Indosat Ooredoo melangkah lebih jauh buat pelanggan Indonesia, “tambah Dipesh Ranjan, NetFoundry VP & MD Asia-Pasifik.