LinkAja Dukung Digitalisasi Transaksi di Lingkungan Kodam Jaya

LinkAja Dukung Digitalisasi Transaksi di Lingkungan Kodam Jaya

Rabu, 05 Agustus 2020 • 11: 41

LinkAja di Kodam Jaya

Untuk membantu meningkatkan utilisasi transaksi digital guna memajukan inklusi keuangan di Indonesia, LinkAja hadir di lingkungan Komando Wilayah Militer (Kodam) Jaya yang berlokasi Jl Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur.

Pada acaraa Kodam Goes Digital, LinkAja menjelma pelopor uang elektronik yang menyampaikan kemudahan dalam metode pembayaran dengan digital di berbagai lokasi yang tersebar di area Kodam Jaya guna memenuhi kebutuhan para tentara dan warga sekitar untuk bertransaksi di koperasi, kantin, Pasar Suluh Cijantung, hingga pembayaran infaq pada masjid lingkungan Kodam Jaya.

Solusi pembayaran elektronik ini merupakan sinergi antara LinkAja dengan Kodam Jaya, Bank Indonesia (BI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta PD Pasar Jaya, yang ke depannya akan diimplementasikan pada semesta area Kodam di Indonesia. Kodam Jaya telah menerapkan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) di dalam ekosistem pembayarannya, sehingga memungkinkan segenap transaksi yang ada di lingkungan tersebut untuk dapat dilakukan mencuaikan satu QR Code, yang bisa dibayar melalui berbagai aplikasi pembayaran berstandar QRIS.

Secara hadirnya LinkAja di lingkungan Kodam jaya, seluruh ekosistem di tempat tersebut, dari mulai para prajurit, warga sekitar, hingga para distributor kantin dan pasar, tidak menetapkan lagi menggunakan uang tunai buat proses pembayaran di berbagai bintik transaksi, baik dengan menggunakan LinkAja, Layanan Syariah LinkAja maupun layanan pembayaran berstandar QRIS lainnya. Fasilitas ini pun menjadi nilai tambahan di masa pandemi, yang meminimalisir penggunaan uang tunai dalam buram memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Sebagai bentuk dukungan terhadap digitalisasi transaksi di area Kodam hebat, terdapat cashback 20% yang sanggup dinikmati pengguna LinkAja dengan teoretis maksimal Rp 10, 000 mulai transaksinya selama periode awal Agustus hingga akhir September 2020.

Haryati Lawidjaja, sebagai Direktur Utama LinkAja mengatakan, “Kerja sama strategis ini merupakan upaya kami dalam memperluas akses pembalasan nontunai yang memudahkan kehidupan umum sehari-hari, terutama dalam hal tersebut masyarakat di lingkungan Kodam Jaya dan sekitarnya. Kehadiran LinkAja dengan metode QRIS, yang telah ana implementasikan pada seluruh merchant pada seluruh Indonesia, selain memudahkan kehidupan harian masyarakat dalam bertransaksi, tentunya memberikan keuntungan kompetitif kepada koperasi, para pedagang Pasar Obor Cijantung, dan kantin, karena dapat menyampaikan kemudahan transaksi yang dirasakan langsung oleh pihak penjual dan pembeli, terutama di era pandemi seperti sekarang ini. ”

Hingga saat ini, LinkAja telah dapat digunakan di lebih sebab 200 ribu merchant di semesta Indonesia, 481 pasar tradisional, lebih dari 14, 000 partner sokongan digital, 1. 569 e-commerce, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari keadaan seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS,   hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu. Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di bertambah dari satu juta titik pembicaraan untuk pengisian dan penarikan selisih, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel,   hingga servis keuangan digital.

Bank Indonesia melalui penjelasan yang disampaikan oleh Asisten Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menyatakan bahwa Bank Indonesia turut mendukung adanya pengembangan penggunaan QRIS di berbagai susunan masyarakat agar dapat memudahkan di bertransaksi secara aman dan sehat serta tetap memenuhi protokol kesehatan. Bank Indonesia juga mengapresiasi setinggi-tingginya inisiatif Kodam Jaya bersama Dewan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, PT Finarya (LinkAja), Bank Rakyat Indonesia dan PD Rekan Jaya dalam mendorong penggunaan QRIS pada Pedagang di Pasar Suluh Cijantung dan menjadi bagian dibanding 4, 2 juta merchant yang telah menggunakan QRIS. Selanjutnya diharapkan hal ini dapat direplikasikan ke pasar tradisional lain se DKI Jakarta.

Direktur Kelembagaan dan BUMN BRI Agus Noorsanto menyampaikan keterlibatan BRI pada pembayaran digital di lingkungan Kodam Jaya merupakan bentuk dukungan Perseroan bertugas menciptakan cashless society yang telah dicanangkan oleh pemerintah. “Lewat pembicaraan secara nontunai atau cashless diharapkan dapat meningkatkan layanan transaksi secara aman dan nyaman, “ tambah Agus.

BRI muncul di Koperasi dan Kantin Kodam Jaya dengan beberapa solusi yaitu memfasilitasi pelanggan Koperasi dan Kantin untuk dapat melakukan isi ulang “top up” saldo LinkAja menggunakan BRImo dan menyediakan fasilitas akseptasi pembayaran menggunakan EDC BRI (bisa juga menggunakan QRIS). Disamping tersebut, melalui EDC BRI Koperasi & Kantin dapat menerima transaksi konsumen menggunakan Kartu Debit & Kartu Kredit dengan logo GPN, Mastercard, Visa dan Privat Label, serta Kartu BRIZZI. BRI juga memberdayakan Koperasi dengan memberikan fasilitas menjadi AgenBRILink yang dapat memberikan layanan transaksi perbankan perbankan di dunia Kodam Jaya. (@hairuddin_ali)