Oppo AR Glass dan CyberReal, Teknologi Masa Depan yang Serba Digital

Oppo AR Glass dan CyberReal, Teknologi Masa Depan yang Serba Digital

Jakarta, Selular. ID – Bersamaan dengan mengumumkan ponsel layar gulung pertamanya, Oppo Inno Day 2020 juga mamerkan dua teknologi masa aliran Oppo lainnya. Teknologi bernama Oppo AR Glass 2021 dan CyberReal 2021.

AR Glass 2021 sendiri merupakan kacamata bakir generasi kedua milik Oppo. Perspektif pintar itu mewujudkan “lompatan” di dalam penjelajahan Oppo pada dunia digital. Mengadopsi sebuah desain split pertama, Oppo AR Glass 2021 sanggup menyajikan bentuk yang sangat damai dan sangat ringan.

Dibandingkan dengan pendahulunya, AR Glass 2021 ini 75% lebih kecil. Seperti yang dikatakan oleh Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia, bahwa “AR Glass versi 2018 masih berat seperti layaknya perspektif VR”.

Untuk komponen inti, AR Glass 2021 dibangun dengan solusi optik Birdbath yang meningkatkan pengalaman secara imersif.

Selain itu, kacamata AR ini menghadirkan beragam sensor, di antaranya stereo fisheye camera, satu pemeriksaan Time-of-Flight (ToF), dan satu tustel RGB. AR Glass 2021 tak hanya mendukung sejumlah interaksi mengambil, namun juga interaksi melalui perangkat smartphone, interaksi berbasis gerakan, & lokalisasi spasial.

OPPO AR Glass 2021 diklaim berkecukupan menyelesaikan penghitungan lokalisasi spasial tiga dimensi dalam satuan milidetik. Tersebut berguna untuk mencapai lokalisasi dengan tepat dan menawarkan pengalaman spasial yang nyata dan alami pada pengguna. Terlebih lagi, kacamata AR itu juga didukung dengan asisten suara Oppo bernama Breeno untuk melakukan perintah suara.

“AR Glass ini dapat dihubungkan dengan Oppo Find X2 Pro sehingga bisa menjadi remote control untuk mengatur kacamata AR-nya” perkataan Aryo.

Baca serupa:   Smartphone Entry Level Oppo A11k Meluncur di Indonesia

Beralih dari itu, CyberReal sendiri merupakan sebuah aplikasi AR yang membangun sebuah dunia digital berdasarkan dunia fisik (nyata) secara teknologi Oppo Cloud.

CyberReal dapat melakukan identifikasi kedudukan pengguna secara realtime dan benar, setiap milidetik, CyberReal akan mengabulkan deteksi pengguna dalam satuan terkecil milimeter dan toleransi sudut 1 derajat

CyberReal ialah perpaduan kompleks dari berbagai peginderaan yang menampilkan dunia digital. Untuk menentukan suatu posisi, CyberReal hendak memanfaatkan status gabungan antara IMU (inertial Measurement Unit), GPS, WiFi, Bluetooth, dan informasi jaringan.

Kamera dan algoritma SLAM kemudian digunakan untuk mencapai lokalisasi spasial yang lebih akurat. Final, melalui pembelajaran semantik, kecerdasan tiruan memungkinkan pemosisian yang lebih positif daripada sebah peta navigasi.